UMS Buka Prodi S1 Kecerdasan Buatan , Ini Detail Kurikulum 2025/2026 yang Nggak Main-Main
- Reviews
- calendar_month Sabtu, 6 Des 2025

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.
- Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) secara resmi membuka Program Studi (Prodi) S1 Kecerdasan Buatan (AI) mulai Tahun Akademik 2025/2026, menjadikannya Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) pertama yang memiliki prodi ini.
- Pembukaan prodi baru di bawah Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI) ini merupakan langkah strategis UMS untuk menjawab tantangan perkembangan teknologi global yang pesat, sesuai dengan visi kampus dalam mengembangkan ilmu pengetahuan yang adaptif.
- Prodi AI UMS telah menerima pendaftaran mahasiswa baru dengan kuota awal 80 orang dan menawarkan kurikulum komprehensif yang memadukan fondasi ilmu komputer, kecerdasan buatan, hingga etika dan penerapannya di bidang sosial.
Finally! UMS Resmi Jadi Pelopor Prodi AI di Lingkungan Muhammadiyah
Buat kamu yang ngebet banget terjun ke dunia Artificial Intelligence (AI) dan sedang mencari kampus yang up-to-date dengan perkembangan teknologi, ada kabar gembira dari Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS)!
Mulai Tahun Akademik 2025/2026, UMS resmi membuka Program Studi S1 Kecerdasan Buatan (AI) di bawah naungan Fakultas Komunikasi dan Informatika (FKI). Yes, kamu tidak salah dengar.
Dengan diterbitkannya Salinan Keputusan Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek) RI Nomor 1059/B/O/2025 pada 26 November 2025, UMS kini mantap melangkah sebagai Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang pertama memiliki prodi AI.
Ini bukan sekadar mengikuti tren, tapi sebuah statement serius dari UMS untuk menyiapkan talenta-talenta digital masa depan.
Bagi calon mahasiswa baru, kamu sudah bisa langsung gass mendaftar melalui laman resmi pmb.ums.ac.id. Jadi, tunggu apa lagi? Kesempatan emas buat jadi angkatan perintis di prodi yang paling futuristik ini sudah di depan mata!
Kenapa UMS Bikin Prodi AI? Jawaban UMS untuk Revolusi Digital
Keputusan UMS untuk membuka Prodi AI bukanlah tanpa alasan. Dr. Endah Sudarmilah, S.T., M.Eng., Dekan FKI UMS, menjelaskan bahwa ini adalah langkah strategis yang didorong oleh kebutuhan zaman.
“UMS telah memandatkan SK kepada FKI untuk mendirikan prodi AI karena kebutuhan zaman yang terus berkembang,” jelas Endah. Ia menambahkan bahwa saat ini, teknologi berkembang sangat pesat, dan hampir semua aspek kehidupan kita sudah melibatkan kecerdasan buatan.
Sebagai engineer masa depan, kamu tahu betul bahwa AI bukan lagi fiksi ilmiah, melainkan tulang punggung industri 4.0 hingga 5.0. Mulai dari self-driving cars, asisten virtual, hingga sistem prediksi kesehatan, semua butuh ahli AI yang mumpuni.
Pembukaan prodi ini sejalan dengan visi FKI UMS: mengembangkan ilmu pengetahuan di bidang komunikasi dan informatika yang tidak hanya Islami, tetapi juga memberi arah perubahan. Dengan menjadi pelopor di PTMA, UMS menegaskan posisinya sebagai kampus yang visioner dan siap menghadapi tantangan global.
Bedah Kurikulum AI UMS: Dari Logika Dasar Sampai Etika Sosial
Lalu, apa saja yang akan dipelajari di Prodi Kecerdasan Buatan UMS ini? Endah menjamin bahwa kurikulumnya dirancang komprehensif dan adaptif terhadap kebutuhan industri. Jangan bayangkan kamu hanya akan belajar kode-kode rumit tanpa arah.
Kurikulumnya dibagi menjadi beberapa lapisan:
Fondasi Ilmu Dasar: Mahasiswa akan dibekali kemampuan esensial seperti logika, himpunan, dan kalkulus. Ini adalah basic yang harus kuat sebelum melangkah lebih jauh.
Fondasi Ilmu Komputer: Setelah dasar kokoh, kamu akan masuk ke core ilmu komputer, termasuk basis data dan pemrograman. Ini penting untuk mengolah data besar yang menjadi ‘makanan’ AI.
Inti Kecerdasan Buatan: Di sini magic dimulai. Kamu akan mendalami konsep, algoritma, dan teknik kecerdasan buatan yang sesungguhnya, mulai dari Machine Learning, Deep Learning, hingga Natural Language Processing.
Penerapan dan Etika: Ini yang membedakan. UMS menyadari bahwa AI harus bermanfaat. Mahasiswa akan mempelajari etika AI dan bagaimana penerapannya secara bertanggung jawab di berbagai bidang sosial. Skill ini sangat dicari industri!
Untuk kamu yang sudah tidak sabar, Prodi AI UMS di tahap awal ini telah menetapkan kuota penerimaan sebanyak 80 mahasiswa baru. Ini adalah kesempatan terbatas untuk menjadi bagian dari angkatan pertama yang akan membentuk masa depan teknologi Indonesia.
UMS Menyiapkan SDM Unggul di Era AI
Hadirnya Prodi S1 Kecerdasan Buatan di UMS adalah bukti nyata komitmen kampus untuk tidak hanya bertahan, tetapi juga memimpin di tengah gelombang revolusi digital.
Prodi ini diharapkan membawa perubahan dan menyiapkan sumber daya manusia (SDM) yang tidak hanya cerdas secara teknologi, tetapi juga beretika dan mampu memberikan arah bagi kemajuan bangsa. UMS menegaskan bahwa menjadi adaptif dan konsisten dalam menyiapkan SDM unggul adalah kunci menyongsong masa depan.
FAQ
A: Prodi AI UMS sudah mulai menerima pendaftaran mahasiswa baru untuk Tahun Akademik 2025/2026 segera setelah SK diterbitkan pada 26 November 2025.
A: Ya, UMS menegaskan bahwa mereka adalah Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) yang pertama kali membuka Program Studi S1 Kecerdasan Buatan.
A: Kuota penerimaan mahasiswa baru Prodi AI untuk tahap awal ditetapkan sebanyak 80 mahasiswa.
A: Etika AI dimasukkan karena UMS ingin mencetak lulusan yang tidak hanya menguasai teknologi, tetapi juga mampu menerapkan Kecerdasan Buatan secara bertanggung jawab dan bermanfaat bagi masyarakat sosial, sesuai dengan nilai-nilai Islami.
- person
- visibility 24
- forum 0

Saat ini belum ada komentar